The Reds menuju babak delapan besar | Agen Bola, Agen IBCBET, Agen SBOBET

Agen Bola
Mainkan game tangkas terbaru kami ”Neotangkas” melalui neotangkas.com. Jadilah pemenang dengan mengumpulkan 5 permata unik dan raih hadiah jutaan rupiah.
Selamat Datang di vivobetting | Selamat Bergabung untuk Anggota baru vivobetting yang baru bergabung hari ini
Support 24 jam | Proses Transaksi yang cepat | cs yang profesional akan membuat anda nyaman

The Reds menuju babak delapan besar

Red Devils terpaksa memberikan jalan kepada musuh abadinya The Red menuju perempat final Liga Europa. Dikarenakan mereka hanya bermain imbang dengan skor 1-1 yang berlangsung di Stadium kebanggaan mereka Old Trafford. Dengan hasil  ini The Reds menjadi tim satu-satunya wakil Inggris yang masih melaju diliga kasta kedua Eropa ini. The Red berhasil menyingkirkan Manchester United pada babak 16 besar dengan total agregat menjadi 3-1. Dengan rincian kemenangan skor 2-0 pada leg pertama dan leg ke-2 mereka berhasil menahan imbang Manchester United dengan skor 1-1. Dengan skor itu sudah cukup bagi Liverpool untuk melaju ke babak selanjutnya.

MU sebetulnya sudah mempunyai peluang untuk mengejar ketinggalan aggregat mereka setelah Anthony Martial berhasil mencetak gol lewat penalti dimenit yang ke-32. Penalti didapat Martial dikarenakan dia dijatuhkan oleh Nathaniel Clyne didalam kotak penalty. Martial sendiri yang menjadi eksekutor penalti tersebut sehingga skor menjadi 1-0 untuk kemenangan MU. Akan tetapi pasukan Louis Van Gaal ini tidak dapat menambah keunggulan lagi. Malahan mereka kebobolan oleh Philipe Coutinho. Sehingga skor menjadi 1-1. Dengan situasi ini menjadikan MU semakin tertekan dikarenakan agregat skor menjadi 3-1. Dengan defisit 3 gol membuat pemain-pemain MU tidak bisa berbuat banyak.

Dengan hasil imbang 1-1 ini maka The Red akhirnya mendapat tiket kedelapan besar. Disisi Manchester United, Pelatih asal Belanda Van Gaal sangat kecewa karena sepanjang babak pertama mereka sangat mendominasi pertandingan dan memiliki banyak peluang. Tetapi gagal mengkonversikan menjadi gol, Malahan Liverpool yang mendapat peluang-peluang dari serangan balik mereka.

Van Gaal berandai-andai jika mereka tidak kebobolan sebelum terun minum maka mungkin peluang mereka untuk lolos sangat terbuka lebar. Mungkin saja mereka bisa memaksa skor 2-2 dan melanjutkan babak tambahan maupun sampai babak penalti.