Sevilla Mencatat Sejarah Di Liga Europa | Agen Bola, Agen IBCBET, Agen SBOBET

Agen Bola
Mainkan game tangkas terbaru kami ”Neotangkas” melalui neotangkas.com. Jadilah pemenang dengan mengumpulkan 5 permata unik dan raih hadiah jutaan rupiah.
Selamat Datang di vivobetting | Selamat Bergabung untuk Anggota baru vivobetting yang baru bergabung hari ini
Support 24 jam | Proses Transaksi yang cepat | cs yang profesional akan membuat anda nyaman

Sevilla Mencatat Sejarah Di Liga Europa

Sevilla berhasil menjadi juara Liga Europa 2015-2016 pada laga final di Stadion St.Jacob Park (Basel), kamis dini hari WIB (19/05/2016), Sevilla menang 3-1 atas Liverpool. Di babak pertama memang Liverpool yang menguasai lapangan hijau, dengan gol pertama yang dicatat oleh penyerang asal Inggris itu, yakni Daniel Sturridge.
Memang The Reds menang 1-0 atas Sevilla di babak pertama, tapi masuk babak kedua beberapa menit kemudian Kevin Gameiro juga mencatat satu gol di papan skor dan hasil berubah menjadi 1-1. Semenjak gol yang di ciptakan oleh penyerang Sevilla di gawang Liverpool, situasi berubah dan anak asuhan Unai Emery memegang kendali di babak kedua. Kapten sekaligus bek kanan Sevilla yang dimainkan di winger dalam pertandingan tersebut, yakni Jorge Andujar Moreno yang sering disapa Coke menyumbang dua gol yang mengantarkan timnya menang 3-1 atas Liverpool. Sevilla pun mengangkat trofi Liga Europa yang ketiga kali dalam kurunwaktu tiga tahun, dan sekalian mencatat sejarah di Liga Europa yang tiga kali beruntun menjuarai Liga Europa.

Kapten Sevilla, yakni Jorge Andujar Moreno juga tidak menyangka bisa membawa Sevilla keluar sebagai juara Liga Europa 2015-2016. Coke juga berterima kasih kepada rekan setimnya dan orang-orang yang sudah mendukung timnya. Pelatih Sevilla Unai Emery juga angkat bicara tentang timnya menang atas Liverpool. Beliau juga mengatakan kepada media Spanyol, bahwa target Sevilla belum sampai di sini, Masih ada final Copa del Rey yang akan lawan dengan Barcelona dan Piala Super Eropa yang akan lawan dengan sang juara Liga Champions 2015-2016. Maka dari itu perjalanan Sevilla belum sampai di Liga Europa saja, memang dalam tiga tahun beruntun Sevilla mengangkat trofi Liga Europa. Tapi Coke dan kawan setimnya belum puas jika setahun mereka belum bisa mendapatkan tiga gelar.

Banyak penggamat bola yang membicarakan tentang jalannya pertandingan yang di pimpin oleh Wasit asal Swedia,yakni Jonas Eriksson. Wasit yang satu ini memang mengundang kontroversial di laga final Liga Europa 2015-2016. Wasit Eriksson memang punya rekor memimpin pertandingan yang tak berpihak kepada salah satu finalis.
Memang harus diacungkan jempol untuk Sevilla yang bermain lebih baik, terutama di babak kedua, Liverpool tidak bisa mempertahankan ritme permainan seperti babak pertama, maka gawang Liverpool kebobolan tiga gol dengan gampang oleh pasukan sevilla. Terlepas itu semua menyorotin kualitas wasit yang memimpin berjalannya pertandingan tersebut. Terbukti dalam beberapa pertandingan di Liga Champions dan Liga Europa musim ini cukup banyak keputusan wasit yang cukup kontroversial dan itu menentukan hasil akhir suatu pertandingan. semoga ini menjadi perhatian serius UEFA dan FIFA, supaya keputusan kotroversial yang diberikan wasit bisa dihapus dari keputusan yang tidak logis.