Rossi gagal naik podium akibat keras kepala | Agen Bola, Agen IBCBET, Agen SBOBET

Agen Bola
Mainkan game tangkas terbaru kami ”Neotangkas” melalui neotangkas.com. Jadilah pemenang dengan mengumpulkan 5 permata unik dan raih hadiah jutaan rupiah.
Selamat Datang di vivobetting | Selamat Bergabung untuk Anggota baru vivobetting yang baru bergabung hari ini
Support 24 jam | Proses Transaksi yang cepat | cs yang profesional akan membuat anda nyaman

Rossi gagal naik podium akibat keras kepala

Pembalap asal Italia Valentino Rossi akhirnya kembali gagal untuk naik podium minggu ini. Sang legenda hidup di MotoGP ini gagal naik ke podium yang berlangsung di Jerman tepatnya di Sirkuit Sachsenring di Hari Minggu tanggal 17 Juli tahun 2016 WIB akibat strateginya atau kesalahan yang dibuat sendiri. Karena dia bertindak terlalu keras kepala dengan mengabaikan pesan dari timnya sendiri di Tim Movistar Yamaha.

Balapan ini diawali dengan tidak biasanya. Dikarenakan hujan sehinga mereka berlomba dengan lintasan yang basah. Rossi sendiri sempat meminpin di balapan ini pada lap ke-3. Akan tetapi kedua pembalap Ducati lainnya memberikan perlawanan yang sangat sengit. Kedua pembalap itu bernama Danilo Petruci dan Andrea Dovizioso.

Di Lap yang kesepuluh salah satu pembalap Ducati itu terjatuh. Petruci terjatuh disaat sedang melewati tikungan yang ketiga. Rossi sangat bertekad menang dan berusaha sangat keras untuk memperpendek jarak dengan Marc Maquez yang berada di posisi puncak klasemen sementara. Pembalap Repsol asal Tim Honda ini masuk ke gravel pada lap ke-10 disaat sedang melewati tikungan yang kedelapan. Beruntung Marquez tidak sempat terjatuh dan masih dapat melanjutkan sisa balapannya meskipun berada di urutan paling akhir.

Di lap yang ke-17 itu menjadi titik balik atau disebut come back marquez. Lintasan mereka sudah mulai kering dan Pembalap asal Spanyol ini melakukan perggantian motor dan dia menjadikan sebagai pembalap pertama yang mengganti motornya pada pertandingan ini.

Di lap yang ke-20 Tim Rossi yakni Tim Movista Yamaha sudah mengirim pesan untuk segera masuk ke pit. Akan tetapi pembalap yang berusia 37 tahun ini sangat bersih keras dan dia lebih memilih untuk mengejar Dovizioso yang sedang memimpin balapan. Akibat sifat keras kepala inilah yang membuat Tim Movista Yamiha ini jengkel kepada Rossi dan crew Rossi juga sambil mengeleng-geleng kepala akibat ulah pembalapnya tersebut.

Akhirnya di lap ke-23 Rossi baru benar-benar menggantikan motornya. Melihat peluang tersebut Marquez tanpa menyia-nyiakan kesempatan langsung melejit ke posisi kedua saat Rossi masuk ke pit. Dan Marquez pun mengambil alih memimpin balapan di lap ke-24 ketika Jack Miller juga masuk ke pit. Pembalap asal Spanyol tersebut sangat pandai mengambil kesempatan ini.

Dewi fortuna memang sedang memihak ke Marquez di balapan ini. Hingga akhir balapan Marquez berhasil tampil sebagai juara di MotoGP yang berlangsung di Jerman. Sementar Rossi kececer di urutan kedelapan. Maka dengan hasil ini Marquez semakin nyaman di puncak klasemen dengan mengumpulkan total poin 170. Sedangkan Rossi berada di urutan ketiga dengan menggumpulkan total 59 poin.