Kepelatihan Zidane mulai diuji akibat Derbi | Agen Bola, Agen IBCBET, Agen SBOBET

Agen Bola
Mainkan game tangkas terbaru kami ”Neotangkas” melalui neotangkas.com. Jadilah pemenang dengan mengumpulkan 5 permata unik dan raih hadiah jutaan rupiah.
Selamat Datang di vivobetting | Selamat Bergabung untuk Anggota baru vivobetting yang baru bergabung hari ini
Support 24 jam | Proses Transaksi yang cepat | cs yang profesional akan membuat anda nyaman

Kepelatihan Zidane mulai diuji akibat Derbi

Read Madrid adalah klub yang bertaburan bintang, Dan merupakan salah satu klub raksasa di Eropa maupun di dunia. Bisa dibaratkan sebagai sebuah berlian. Makna dari ungkapan tersebut adalah tidak boleh ada yang cacat di bagian berlian tersebut karena bisa mengurangi kilauannya serta bisa merusak nilai dari berlian tersebut. Begitu juga di Madrid jika didalam sepakbola. Los Blancos julukan Madrid ini selalu dituntut untuk selalu menang. Harus selalu mendapat hasil yang bagus Sebagai klub yang menempati urutan teratas dalam kekayaan didunia. Kekalahan adalah haram bagi Real Madrid. Seperti kekalahan teranyal dari klub yang sekota dengan mereka Atletico Madrid. Sehingga membuat Real Madrid harus mengibarkan bendera putih untuk perebutan gelar juara La Liga. Karena saat ini mereka sudah berjarak 12 poin dari Barca yang menduduki puncak klasemen sementara. Karena berselang satu hari esoknya Barcelona berhasil mengalahkan Sevilla dengan skor 2-1. Gol Barca ini dicetak oleh Gerard Pigue dan Lionel Messi.

Pelatih asal Perancis yang baru menjabat di Real Madrid Zinedine Zidane sepertinya baru merasakan situasi dan kondisi di Madrid ini. Dia Selalu berusaha untuk memaksimalkan permainan Real Madrid. Karena itu adalah tuntutan dari pihak Madrid, Kalau dilihat kilas balik Zidane mendapat posisi sebagai Pelatih Madrid karena kegagalan Rafael Benitez yang tidak dapat menjaga konsistensi di Madrid akibatnya berujung pada pemecatan. Tetapi yang menimbulkan pertanyaan pada kita bisa berhasilkah Zidane di Madrid? Karena dia sejauh ini bisa dibilang belum teruji atau belum pernah memegang klub besar apalagi klub yang bertaburan bintang seperti di Real Madrid. Seperti pelatih klub rival abadi mereka Barcelona yang pada waktu debut di musim pertama Pep Guardiola sudah meraih sukses ditahun pertamanya.

Zidane memulai karier sebagai pelatih di Castilla atau disebut Madrid C. Kepelatihannya sempat diprotes keras karena dia belum mempunyai lisensi sebagai pelatih. Kepelatihan Zidane ini dianggap sangat instan. Seperti dipaksa matang sebelum waktunya oleh Presiden Madrid sekarang Florentino Perez. Dan Keputusan itu dianggap keputusan yang gegabah.

Jika dilihat dari statistik Zidane di Madrid dengan 9 kali pertandingan dia sudah memenangkannya sebanyak 6 kali, dua kali imbang dan sekali kalah. Memang dari statistik ini boleh dikatakan lumayan, Tetapi masih belum akurat karena Madrid kebanyakan masih ketemu tim yang lemah. Zidane sekarang mulai sadar jika pamornya di Madrid sudah mulai agak turun. Memang sewaktu baru menjabat sebagai pelatih Madrid Zidane sudah mengimbau kepada semua fans bahwa jangan samakan dia dengan Pep Guardiola. Karena Pep sudah memperoleh banyak prestasi di Barca. Maka Setelah kalah dari Atletico Madrid di partai derbi, Zidane kembali menyatakan jika dia bukan siapa-siapa. Meskipun demikian dia tetap menyuruh tim asuhannya untuk tetap semangat mengejar posisi puncak biapun sangat berat tetapi harus berusaha semaksimal mungkin.

Untuk tahun depan mungkin ada perubahan di tim, Tetapi untuk musim ini dia menegaskan timnya masih memiliki tujuan yakni merebut gelar juara La Liga. Biarpun seberapa berat Zidane tetap menyuruh timnya berjuang habis-habisan.