Jelang Final Liga Champions : "Reuni" Luis Suarez, Patrice Evra, dan Giorgio Chiellini | Agen Bola, Agen IBCBET, Agen SBOBET

Agen Bola
Mainkan game tangkas terbaru kami ”Neotangkas” melalui neotangkas.com. Jadilah pemenang dengan mengumpulkan 5 permata unik dan raih hadiah jutaan rupiah.
Selamat Datang di vivobetting | Selamat Bergabung untuk Anggota baru vivobetting yang baru bergabung hari ini
Support 24 jam | Proses Transaksi yang cepat | cs yang profesional akan membuat anda nyaman

Jelang Final Liga Champions : “Reuni” Luis Suarez, Patrice Evra, dan Giorgio Chiellini

Tak kurang dua minggu lagi, laga final Liga Champions musim 2014-2015 akan dilangsungkan. Laga final yang mempertemukan Juventus dan Barcelona rencananya akan diselenggarakan di Olympiastadion Berlin. Juventus sukses menyingkirkan juara bertahan Real Madrid dengan agregat 3-2, sedangkan Barcelona mengalahkan Bayern Munich dengan agregat 5-3. Kedua tim sama-sama dalam kepercayaan tinggi dimana baik Juve maupun Barca datang dengan status juara liga domestik. Si Nyonya Tua berhasil mempertahankan Scudetto, sedangkan Blaugrana menjuarai La Liga. Kedua tim ini juga berpeluang meraih treble musim ini.

Pertandingan final ini layak untuk dinantikan. Selain peforma impresif kedua tim dan adu strategi dua pelatih antara sepakbola menyerang Barca dan solidnya lini pertahanan Juve, ada kisah menarik yang patut diperhatikan. Di Berlin nanti akan jadi ajang “reuni” tiga pemain, yakni penyerang Barcelona yaitu Luis Suarez, dan dua pemain bertahan Juventus, Patrice Evra dan Giorgio Chiellini.

Kisah masa lalu antara Luis Suarez dan Patrice Evra terjadi dalam pertandingan Liverpool melawan Manchester United di Anfield Stadium pada Oktober 2011 silam. Kala itu, Suarez yang membela The Reds berseturu dengan Evra yang masih membela Setan Merah. Keduanya terlibat pertengkaran di lapangan saat pertandingan masih berlangsung. FA sebagai induk olahraga sepakbola di Inggris kemudian melakukan investigasi dan menyatakan Suarez bersalah. El Pistolero pun diganjar hukuman larangan bertanding sebanyak delapan kali dan denda sebesar 40 ribu Pounds atas kelakuannya tersebut.

Suarez sempat mengatakan bahwa hukuman FA tersebut tidak berdasar. Dia merasa tidak melakukan apa yang dituduhkan kepadanya. Namun, Suarez kemudian meminta maaf dan tidak mempermasalahkan hal tersebut lebih lanjut. Evra sendiri yang menjadi korban rasisme Suarez juga telah melupakan kejadian tersebut. Sebelumnya, Suarez sempat menolak menjabat tangan Evra saat keduanya bertemu di Old Trafford. Kali ini Evra memberikan pernyataan bahwa dirinya akan menjabat tangan Suarez jika memang keduanya bertemu di pertandingan final nanti.

Seakan tak kapok, Luis Suarez kembali berulah saat membela tim nasional Uruguay pada turnamen Piala Dunia 2014 di Brazil. Uruguay bertemu dengan Italia pada pertandingan penyisihan grup. Dalam pertandingan tersebut, Suarez seakan dibuat frustasi oleh pemain bertahan Italia yang juga merupakan pemain Juventus yaitu Giorgio Chiellini. Di saat kedua terlibat dalam perebutan bola, terlihat Suarez menggigit pundak Chiellini saat keduanya sama-sama terjatuh. Suarez pun harus dihukum Agen Sbobet Terpercaya larangan bertanding selama 4 bulan yang membuatnya harus menunda debut untuk Barcelona.

Seusai pertandingan, Suarez langsung meminta maaf kepada Chiellini melalui akun Twitternya. Chiellini pun membalas bahwa dia telah memaafkan tindakan Suarez tersebut. Selain itu, Chiellini juga berharap Suarez tidak dihukum berat. Keduanya juga mengatakan bahwa sudah tidak ada permasalahan di antara mereka.

Kejadian masa lalu antara ketiga pemain tersebut tentu menjadi cerita menarik dalam laga final kali ini. Pertandingan yang dijamin berlangsung seru ini akan semakin panas dengan keberadaan Luis Suarez, Patrice Evra, dan Giorgio Chiellini di dalamnya. Bagaimana akhir “reuni” ketiga pemain tersebut di babak final Liga Champions? Mari kita nantikan bersama.