Guardiola sudah tak Betah di Munchen | Agen Bola, Agen IBCBET, Agen SBOBET

Agen Bola
Mainkan game tangkas terbaru kami ”Neotangkas” melalui neotangkas.com. Jadilah pemenang dengan mengumpulkan 5 permata unik dan raih hadiah jutaan rupiah.
Selamat Datang di vivobetting | Selamat Bergabung untuk Anggota baru vivobetting yang baru bergabung hari ini
Support 24 jam | Proses Transaksi yang cepat | cs yang profesional akan membuat anda nyaman

Guardiola sudah tak Betah di Munchen

Mantan pelatih Barcelona Pep Guardiola dikabarkan sudah tidak betah lagi untuk melatih klub sekarang yang sedang dilatihnya yaitu Klub Bayern Munchen. Sampai Pelatih yang berasal dari Spanyol ini berani mengatakan andai mereka bisa mengangkat Piala Kuping Besar pun dia tidak mungkin masuk di dalam jajaran sejarah dari Bayern.

Sepak terjang Pep Guardiola ini selama 3 tahun mengarsitekin Bayer Munchen sebetulnya tidak terlalu jelek, Soalnya Pelatih yang berkepala Plontos ini mampu mempersembahkan beberapa gelar bagi Die Roten yakni 2 gelar Liga Jerman di tahun 2013-2015, Piala Super Eropah tahun 2013, Piala DFB-Pokal tahun 2013-2014 dan Piala Dunia Antarklub di tahun 2013

Biarpun Pep Guardiola menoleh catatan manis di Die Roten, Pep tetap tidak mau lagi memperpanjang kontrak dengan Munchen yang telah berakhir di akhir musim ini. Kabar ini sudah diumumkan secara resmi oleh Pep Guardiola secara langsung pada tanggal 20 Desember 2015 yang lalu.

Di akhir kepelatihan nya bersama Bayern Munchen, Pep mendapat tantangan yang sangat berat karena dituntut untuk lebih baik dari pelatih-pelatih sebelumnya yang terbukti sangat sukses membawa Bayern Munchen di Puncak seperti Jupp Heynckes dan Ottmar Hitzfeld. Hitzfeld pernah membawa Munchen ke puncak di Liga Champion dan menjuarainya pada tahun 2000-2001 dan Jupp Heynckes tidak kalah prestasinya karena Heynckes membawa Munchen meraih 3 piala di dalam satu musim yang dikenal dengan bahasa kerennya Treble winners di musim 2012-2013.

Pep menegaskan ke media bahwa sekalipun mereka dapat menjuarai Liga Champions di akhir tahun ini, baik mencapai hasil baik atau buruk , tetap Ottmar Hitzfeld dan Jupp Heynckes akan lebih bermakna atau lebih penting untuk klub dibandingan dengan dia. Menurut pendapat Pep pelatih terdahulu adalah orang Jerman dan sudah lebih lama dibandingakan dia, Tetapi Pep sudah terbiasa dengan tekanan ini dikarenakan dia juga sudah turut merasakan sewaktu bersama Barca.