Guardiola Mengubah Taktik Untuk Mengalahkan Huddersfield | Agen Bola Piala Dunia, SBOBET, Agen Bola Terpercaya, Judi Bola, Taruhan Bola, MAXBET, Bola Tangkas

Agen Bola
Mainkan game tangkas terbaru kami ”Neotangkas” melalui neotangkas.com. Jadilah pemenang dengan mengumpulkan 5 permata unik dan raih hadiah jutaan rupiah.
Selamat Datang di vivobetting | Selamat Bergabung untuk Anggota baru vivobetting yang baru bergabung hari ini
Support 24 jam | Proses Transaksi yang cepat | cs yang profesional akan membuat anda nyaman

Guardiola Mengubah Taktik Untuk Mengalahkan Huddersfield

Manchester City berhasil menang dengan skor 6-1 atas Huddersfield Town pada minggu keduanya dalam ajang Liga Inggris 2018/2019. Pelatih City, Pep Guardiola menyebut bahwa ia melakukan perubahan taktik. Pada musim lalu, City berhasil di tahan imbang oleh Huddersfield. Padahal pada pertandingan tersebut, City berhasil mengendalikan permainan. Namun mereka di tahan imbang tanpa gol pada 90 menit. Oleh karena itu pada pertandingan kali ini, Guardiola pun mengubah taktinya dan berhasil menang dengan skor 6-1.

Pada pertandingan tersebut, Sergio Aguero berhasil mencatatkan namanya di papan skor dengan mencetak hat-trick, di tambah lagi dengan tiga gol yang berhasil di cetak oleh Gabriel Jesus, David Silva dan satu gol bunuh diri dari Terence Kongolo. Tim tamu hanya berhasil menciptakan satu gol melalui Jon Stankovic. Guardiola pun mengakui bahwa ia mengubuh taktiknya dengan menempatkan dua penyerang di barisan depan yaitu Aguero dan Jesus dengan formasi 3-1-4-2. Taktik tersebut berbeda dengan musim lalu, musim lalu Guardiola menempatkan sebanyak 3 penyerang yaitu Sane, Jesus, Aguero dengan formasi 4-3-3.

“Pada musim lalu, kami mengalami kesulitan ketika berhadapan dengan Huddersfield. Kami memiliki masalah dalam hal menyerang karena lawan melakukan pertahanan dengan empat atau lima di belakang, bahkan penyerang juga ikut membantu gelandang dalam hal bertahan. Musim lalu kami tidak bisa melakukan serangan dengan banyak, kami hanya berhasil menyerang sebanyak sekali atau dua kali saja. Oleh karena itu saya memutuskan untuk mengubah taktik dengan memainkan dua penyerang di depan dan memainkan Benjamin Mendy karena ia pintar memberikan umpan ke arah kiper dan kotak penalti. Dia adalah pemain yang cukup jenius,” ujar Guardiola.